Biar Makin Nyaman, 5 Tips Memilih Baju Kerja untuk Ibu Hamil

Biar Makin Nyaman, 5 Tips Memilih Baju Kerja untuk Ibu Hamil
Pergi bekerja jadi kebiasaan bagi sebagian perempuan, apalagi kala hamil. Sehingga harus cermat dalam memilih pakaian kerja bagi ibu hamil, agar senantiasa nyaman sepanjang di kantor.
Akan tetapi, masih ada yang belum paham bagaimana memilih pakaian nyaman tapi senantiasa terlihat profesional di mata atasan. Ingin tahu? Simak Info selengkapnya ya mom.
1.  Beli ukuran cocok atau melebihi badan
Kenyamanan adalah prioritas utama, oleh dikarenakan itu senantiasa memilih pakaian cocok atau melebihi ukuran tubuh. Agar bisa tahan sampai lama, apalagi kala usia kadar jadi bertambah toko seragam medis .
Selain itu, kalau pakaian terlampau ketat akan menyusahkan ibu hamil waktu bernapas. Terlebih, seandainya telah menginjak usia 7-8 bulan. Sebab, meskipun di dalam kandungan, janin senantiasa membutuhkan area untuk bernapas.
Pergerakan janin terkadang lumayan sebabkan ibu sesak. Tak cuma itu, pakaian ketat menghindar gerak, agar susah ke sana-ke mari. Parahnya, bisa sebabkan mengolah keringat terlalu berlebih dan jadi tak nyaman.
2. Mainkan pola unik terhadap pakaian
Tak sedikit perempuan, kuatir mengaplikasikan style dan pola terhadap pakaian. Sehingga, penampilan terlihat monoton dan membosankan. Tentu untuk sebagian pekerjaan, hal ini akan kurangi kinerja.
Padahal, penggunaan pola bisa menciptakan kesan unik dan stylish terhadap tubuh. Tak jarang, bisa menambahkan ilusi agar terlihat lebih ramping. Jadi, tak jadi tingkatkan rasa percaya diri di lingkungan kantor.
Misalnya, memilih pola garis vertikal dan polkadot kecil. Sementara itu, kreasikan dengan kemeja V collar dan celana high waist toko baju oka dokter .
3. Pilih warna netral
Walaupun puas dengan kehamilannya, tapi sebagian perempuan mulai kurang percaya diri. Lantaran berat badan terhitung jadi meningkat, akibat ngidam atau nafsu makan bertambah.
Jika laksanakan diet ekstrim, maka akan berdampak buruk bagi janin. Pilih pakaian kerja yang berwarna netral, seperti putih, abu-abu, hitam sampai coklat muda.
Selain terlihat nyaman, warna netral bisa menambahkan ilusi agar tubuh tampak lebih ramping. Sebab, bisa menutupi lekuk tubuh yang kurang menarik.
4. Dress atau celana
Pilihan keempat yakni memilih pada dress dan jumpsuit atau rok dan celana. Pastikan memilih pakaian yang tepat, cocok lingkungan dan langkah kerja. Misalnya, lebih banyak duduk daripada berdiri, sebaiknya pillih dress atau rok.
Lantaran dress, memudahkan kala mengidamkan buang air kecil atau berubah pakaian dalam. Sedangkan, kalau mengidamkan lebih simpel, pilihlah celana. Sebab, bisa memudahkan bergerak.
Walaupun praktis, tapi jumpsuit lumayan menyusahkan seandainya bekerja di ruangan dengan suhu dingin. Karena, ibu hamil sering buang air kecil, agar harus terhubung pakaian agar tak basah.
5. Double layering dengan pakaian unisex
Perlindungan bagi ibu hamil harus ekstra, tak cuma untuk menambahkan kesan stylish tapi terhitung merawat dari hawa dingin. Oleh dikarenakan itu, blazer atau sweater cocok dipakai waktu pulang kerja.
Agar tahan lama sebaiknya, coba memakai blazer khusus laki-laki atau unisex. Sebab, ukuran dan modelnya cocok untuk semua gender. Di samping itu, ukuran oversize terhitung tampak lebih nyaman.
Itulah tips memilih pakaian kerja yang nyaman untuk ibu hamil tanpa harus kuatir terlihat monoton atau tak profesional. Ingat mom, utamakan kenyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *